Dugaan Pungli Rekrutmen PT Simone ACC, Pencari Kerja Diduga Diminta Setor Jutaan Rupiah

 


Indonesianewscover.com
| Gunung Putri, Bogor

Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen tenaga kerja di PT Simone ACC, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, mencuat ke publik. Sejumlah pencari kerja diduga diminta menyerahkan uang hingga jutaan rupiah agar dapat diterima bekerja di perusahaan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelamar kerja diduga diminta membayar antara Rp3 juta hingga Rp4 juta dengan dalih biaya administrasi. Bahkan, terdapat dugaan adanya pembagian komisi kepada oknum tertentu dalam proses penerimaan tenaga kerja.

Praktik tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak karena dinilai merugikan masyarakat yang sedang berjuang mencari pekerjaan. Padahal, proses rekrutmen tenaga kerja seharusnya dilakukan secara transparan dan tanpa pungutan biaya.

Wakil Korwil Bogor Timur Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI), A. Yusfarianto, mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas dugaan pungli tersebut. Menurutnya, jika terbukti benar, tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum dan mencederai kepercayaan masyarakat terhadap dunia kerja.

"Kami meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap siapa pun yang terlibat. Jangan sampai pencari kerja dijadikan korban demi keuntungan pribadi," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor, Nana Mulyana, menegaskan bahwa tidak ada aturan yang memperbolehkan perusahaan maupun oknum meminta sejumlah uang kepada masyarakat dalam proses rekrutmen tenaga kerja.

Kasus ini diharapkan segera mendapat perhatian serius dari pihak berwenang. Apabila ditemukan adanya pelanggaran, tindakan tegas harus diberikan guna memberikan efek jera serta melindungi para pencari kerja dari praktik serupa di masa mendatang.

(Red)

Posting Komentar untuk " Dugaan Pungli Rekrutmen PT Simone ACC, Pencari Kerja Diduga Diminta Setor Jutaan Rupiah"