Klapanunggal, 5 Mei 2026 – Aksi unjuk rasa warga Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, yang digelar pada Selasa (5/5) menjadi momentum penting dalam membangun dialog konstruktif antara masyarakat dan manajemen PT Gotion Green Energy Solution Indonesia. Aksi tersebut menyoroti aspirasi warga terkait prioritas rekrutmen tenaga kerja lokal di perusahaan yang tengah berkembang pesat di wilayah tersebut.
Dalam pertemuan audiensi yang dipimpin oleh Kepala Desa Klapanunggal, Ade Endang Saripudin (Gonon), turut hadir Ketua BPD, Ketua Karang Taruna, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Dusun, tokoh masyarakat dan pemuda serta manajemen PT Gotion yang diwakili oleh Iwan Setiawan. Pertemuan ini membuka ruang diskusi terbuka untuk menyampaikan keluhan, harapan, serta mencari solusi bersama.
Warga menuntut agar perusahaan memberikan porsi kerja yang memadai untuk masyarakat lokal, khususnya tenaga kerja non-skills. Menanggapi tuntutan tersebut, manajemen PT Gotion menyampaikan bahwa pihaknya tidak menutup kesempatan bagi warga sekitar. Mekanisme rekrutmen tetap dilaksanakan secara selektif sesuai prosedur, namun perusahaan menargetkan sekitar 60% tenaga kerja non-skill berasal dari masyarakat lokal, dan 30% untuk para profesional yang memiliki keahlian di bidangnya. Selain itu, perusahaan berkomitmen memberikan tunjangan dan gaji sesuai peraturan yang berlaku di Kabupaten Bogor.
Perwakilan manajemen, Iwan Setiawan, menegaskan, “Kami siap menjalin kerja sama berkelanjutan dengan pemerintah dan masyarakat lokal demi terciptanya solusi yang adil dan menguntungkan semua pihak.”
Melalui dialog terbuka ini, diharapkan hubungan harmonis antara PT Gotion Green Energy Solution Indonesia dengan komunitas sekitar dapat terpelihara, sekaligus mendorong pembangunan sosial ekonomi yang inklusif.
:AA INC



Posting Komentar untuk "Manajemen PT Gotion Green Energy Solution Indonesia Respons Aksi Unjuk Rasa Warga Klapanunggal: Komitmen Tingkatkan Rekrutmen Tenaga Kerja Lokal"