Sikap Presiden Prabowo Subianto terhadap Blok Barat Dinilai Mengkhianati Semangat Dukungan Indonesia untuk Kemerdekaan Palestina

Indonesia news cover 

Jakarta, Februari 2026 – Arah politik luar negeri Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto menuai kritik keras dari berbagai kalangan masyarakat, aktivis, dan pengamat geopolitik. Kedekatan strategis pemerintah dengan Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya dinilai berpotensi melemahkan posisi historis Indonesia sebagai salah satu pendukung paling konsisten kemerdekaan Palestina.

Selama puluhan tahun, Indonesia berdiri tegak sebagai bangsa yang menolak segala bentuk penjajahan, sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945. Dukungan terhadap Palestina bukan sekadar sikap diplomatik, melainkan identitas moral bangsa. Namun kini, publik mulai mempertanyakan apakah komitmen tersebut masih menjadi prioritas, atau justru mulai tergeser oleh kepentingan geopolitik dan aliansi militer global.

Langkah pemerintah yang semakin terbuka menjalin kerja sama strategis dengan kekuatan Barat memunculkan kekhawatiran serius. Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya secara luas diketahui sebagai pihak yang memberikan dukungan politik, militer, dan ekonomi kepada Israel. Kedekatan Indonesia dengan kekuatan tersebut dinilai berpotensi menciptakan konflik kepentingan dan melemahkan keberanian diplomasi Indonesia dalam membela Palestina secara tegas.

Kritik publik semakin menguat karena hingga kini belum terlihat langkah diplomasi besar yang menunjukkan kepemimpinan Indonesia dalam menekan penghentian agresi dan memperjuangkan kemerdekaan Palestina secara konkret. Indonesia yang dahulu dikenal vokal dan berani, kini dinilai cenderung berhati-hati dan tidak lagi berada di garis terdepan.

Sejumlah aktivis menyebut bahwa jika pemerintah tidak menunjukkan sikap tegas, maka hal tersebut dapat dianggap sebagai kemunduran moral dan politik. Indonesia tidak boleh kehilangan jati dirinya sebagai bangsa yang lahir dari perjuangan melawan penjajahan.

Presiden dituntut untuk memberikan kejelasan sikap kepada rakyat: apakah Indonesia tetap berdiri teguh bersama rakyat Palestina, atau mulai bergeser mengikuti kepentingan kekuatan global. Rakyat Indonesia berhak mengetahui arah politik luar negeri negaranya, terutama dalam isu kemanusiaan dan kemerdekaan yang menyangkut prinsip dasar konstitusi.

Sejarah akan mencatat apakah kepemimpinan hari ini tetap setia pada amanat para pendiri bangsa, atau justru menjadi titik lemah dalam konsistensi Indonesia membela bangsa yang masih terjajah.

:Red

Posting Komentar untuk "Sikap Presiden Prabowo Subianto terhadap Blok Barat Dinilai Mengkhianati Semangat Dukungan Indonesia untuk Kemerdekaan Palestina"