Ambruknya Jembatan Gantung di Klapanunggal: Mengapa PT Solusi Bangun Indonesia Kini Terlibat dalam Kajian Ulang


Indonesia news cover
 

Klapanunggal 24-06-2026 Jembatan sementara orang (jembatan gantung) sepanjang sekitar 90 meter yang dibangun sebagai jalur alternatif penyebrangan selama rekonstruksi Jembatan Wika di Kecamatan Klapanunggal dan Gunung Putri ambruk akibat longsor pada Selasa (23/6/2026). Insiden ini menimbulkan kekhawatiran besar mengenai keselamatan warga dan efektivitas pembangunan infrastruktur darurat tersebut.

 



Jembatan yang dibangun oleh PT Tri Manunggal Karya ini mengalami kerusakan sebelum resmi difungsikan, memancing berbagai pihak untuk meninjau ulang proyek tersebut. Kepala Desa Tlajung Udik, Yusuf Ibrahim, meminta kajian mendalam sebelum jembatan di bangun kembali demi menghindari risiko berulang yang membahayakan keselamatan masyarakat setempat.

 

“Permintaan akan akses alternatif awalnya datang dari warga yang menginginkan jalur yang dapat dilalui roda dua, namun akhirnya disepakati jembatan tersebut hanya untuk pejalan kaki. Kini kami berharap ada evaluasi lebih teliti agar tidak terjadi insiden serupa,” tegas Yusuf.

 

Selain unsur pemerintah desa dan aparat Satpol PP Gunung Putri, PT Solusi Bangun Indonesia (PT SBI) kini turut terlibat dalam proses kajian ulang dengan menegaskan komitmen mereka untuk menganalisis keselamatan proyek secara menyeluruh. Perwakilan PT SBI menegaskan bahwa isu keselamatan yang menyangkut nyawa banyak orang menjadi prioritas utama dalam rapat internal yang akan dijalankan.

 

Kanit Satpol PP Gunung Putri, Hamzah, menekankan pentingnya koordinasi erat antar pihak terkait dan konsultasi mendalam agar pembangunan jembatan gantung berikutnya tidak menimbulkan masalah keselamatan.

 

Dengan keterlibatan PT Solusi Bangun Indonesia dalam evaluasi ini, masyarakat berharap rekonstruksi jembatan penyebrangan orang dapat berjalan aman, kuat, dan memastikan perlindungan bagi pengguna di masa depan.

AA INC 

Posting Komentar untuk "Ambruknya Jembatan Gantung di Klapanunggal: Mengapa PT Solusi Bangun Indonesia Kini Terlibat dalam Kajian Ulang"